BERGAYA ELEGAN DENGAN BATIK GARUTAN

Rasya-Batik-Garutan-Collection

Batik Indonesia sendiri mempunyai ciri khas yang berbeda, tergantung dari mana batik itu berasal. Seperti Garut yang mempunyai ciri khas dengan Motif Batik Garutannya, Banyumas yang mempunyai corak tumbuhan dan hewan, sehingga lebih menampilkan warna yang dominan gelap dengan gambar yang lugas dan jelas. Begitu juga ciri khas yang ditampilkan pada batik yang berasal dari Madura, meskipun menampilkan desain atau gambar yang terkesan tidak biasa (norak) dan pemilihan warna yang lebih dominan kepada merah dan hitam, namun hal itulah yang membedakan batik Madura dengan batik dari daerah lainnya.

Baca lebih lanjut

IDM-CC 7.3.87 LATEST VERSION FOR MOZILLA FIREFOX 33

Addons-icon

Bagi yg bermasalah dengan IDM nya nih ane kasih idm-cc terbaru untuk browser Mozilla Firefox versi terbaru

cara install idmcc

Baca lebih lanjut

AYO KITA LAPOR

mari kita dukung terus dan kirim komentar sebanyak banyaknya, bisa masih bingung tinggal masuk ke beranda dan gunakan kolom search dan gunakan kata kunci “KEMENKEU

UKP4 – Unit Kerja Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan sms (1708)

selengkapnya bisa di lihat disini kebetulan belum ada tanggapan dari pihak yg terkait, baru di disposisikan ke menpan Baca lebih lanjut

SEKILAS INFO

ini dari bang Yusuf  Hasnaputra melalui akun FBnya via Page Gerakan Honorer Depkeu  meberitahuhan bahwa besok akan ada RDP antara komisi II DPR RI dengan kepala BKN,

bagi temen2 yg deket ya dimohon dengan sangat untuk meluangkan waktunya,…terima kasih

TETAP SEMANGAT,…….

lebih jelasnya klik disini

TENAGA AHLI BISA LANGSUNG JADI PNS

NASIONAL – HUMANIORA

Minggu, 03 Juni 2012 , 11:00:00

JAKARTA – Tidak hanya honorer kategori satu (K1) dan dokter yang langsung diangkat CPNS. Tenaga ahli untuk bidang-bidang tertentu juga mendapat perlakuan khusus.
Di dalam PP Nomor 56 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas PP 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Honorer menjadi CPNS, pada Pasal 5 ayat (4) menyebutkan bahwa tenaga ahli tertentu/khusus yang dibutuhkan negara tetapi tidak tersedia di kalangan PNS dapat diangkat menjadi CPNS.

“Jadi tenaga ahli di bidang tertentu yang tidak ada di kalangan PNS misalnya ahli nuklir, dan lain-lain bisa langsung diangkat CPNS. Tapi syaratnya, usia maksimal 46 tahun dan telah mengabdi kepada negara sekurang-kurangnya satu tahun pada 1 Januari 2006,” ungkap Wakil Menteri PAN&RB Eko Prasojo yang dihubungi, Minggu (3/6). Baca lebih lanjut

2013 K1 DIJANJIKAN TERIMA SK PNS

TOP STORY

Senin, 04 Juni 2012 , 17:24:00

Sekadar penegasan saja Pak. PP 56 ini menjadi akhir dari penuntasan masalah honorer tertinggal atau akan ada PP baru lagi Pak?
Ini sudah endingnya. Pengangkatan honorer K1 yang dimulai sejak 2005, berakhir tahun ini. Tahun depan tidak ada lagi. Yang diangkat tahun depan hingga 2014 hanya honorer K2

RASA gembira yang membuncah, disertai ucap syukur. Setidaknya itu yang terbaca dari komentar sejumlah pembaca JPNN, menyambut terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor  56 Tahun 2012.Tentunya yang sumringah adalah para pembaca yang berstatus tenaga honorer, yang sudah sekian lama menanti terbitnya PP sebagai Perubahan Kedua Atas PP Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi CPNS itu. Baca lebih lanjut

RPP HONORER RAMPUNG DAN SUDAH DITERBITKAN PP NO 56 TH 2012

NASIONAL – HUMANIORA

Jum’at, 01 Juni 2012 , 15:44:00

Foto: Arundono/dok.JPNN
JAKARTA – Kabar gembira bagi honorer tertinggal baik kategori satu (K1) dan kategori dua (K2). Presiden SBY telah menerbitkan PP Honorer Tertinggal bernomor 56 Tahun 2012. Itu berarti, honorer K1 sudah bisa diangkat CPNS tahun ini juga.”Alhamdulillah, RPP honorer tertinggal sudah diterbitkan yaitu PP 56 Tahun 2012. Dengan adanya payung hukum ini, honorer tertinggal sudah bisa diangkat CPNS,” kata Sekretaris Menpan & RB Tasdik Kinanto dalam jumpa pers di Kantor Kemenpan & RB, Jakarta,  Jumat (1/6). Baca lebih lanjut

Audensi Komisi II DPR RI dengan Tenaga Honorer Kemenkeu (12 Januari 2010)

Audensi Komisi II DPR RI dengan Tenaga Honorer Kemenkeu

Ahok.Org (12/01) – Komisi II DPR RI melakukan Audensi dengan perwakilan tenaga honorer Kementerian Keuangan di Ruang Rapat Komisi II DPR RI hari Rabu, 12 Januari 2010. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI  Drs. H. Taufiq Effendi.

Sampai saat ini jumlah total tenaga honorer Kemenkeu mencapai 5.000 orang. Perwakilan tenaga honorer tersebut menjelaskan bahwa data mereka sudah lengkap sesuai persyaratan dalam PP 48 Tahun 2005 jo. PP 43 Tahun 2007 dan sudah  ada  datanya dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun sampai saat ini belum diproses untuk menjadi PNS. Menurut mereka, Kemenkeu tidak mau mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka. Bahkan sejak tahun 2008 mereka di PHK karena sejak tahun 2008 Kemenkeu tidak lagi mempekerjakan tenaga honorer. Namun tidak ada surat resmi PHK dari Kemenkeu. Hal ini bagi para tenaga honorer dirasakan tidak adil karena bukannya diangkat jadi PNS, malah di PHK. Salah satu wakil tenaga honorer bahkan sampai menagis di hadapan pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI saat menyampaikan pengaduannya. Taufiq Effendi yang juga mantan Menneg PAN merasa prihatin dengan keadaan yang dialami  para tenaga honorer tersebut. Taufiq Effendi berjanji bahwa Komisi II DPR RI akan berkoordinasi dengan Komisi XI untuk menyelesaikan masalah tersebut. Baca lebih lanjut