JANJI,APRIL 2012 RPP HONORER RAMPUNG

Posted on

Pemerintah dan DPR RI Sepakat RPP Honorer Rampung April 2012

Selasa, 14 Februari 2012 11:55

Jakarta-Humas BKN, Pemerintah dan Komisi II DPR RI sepakat bahwa pemerintah segera menyelesaikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang mengakomodasi tenaga honorer. Hal tersebut tertuang dalam kesimpulan Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN dan RB) Azwar Abubakar,  Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno dan Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan-Jakarta, Senin (13/2).

Rapat Kerja dipimpin Wakil Ketua Komisi II Taufiq Effendi. Komisi II DPR RI meminta Pemerintah agar dapat menyelesaikan RPP  tenaga honorer baik Kategori 1 (K1) dan K2 dan melaporkan hasilnya kepada Komisi II DPR RI paling lambat April. Untuk itu, Kementerian PAN dan RB  bersama BPKP dan BKN berkomitmen segera menyelesaikan dan menuntaskan permasalahan tenaga honorer tersebut.


Namun demikian, Azwar Abubakar menyampaikan bahwa berdasarkan proses verifikasi dan validasi (Verval) yang sedang berlangsung disinyalir terdapat indikasi rekayasa ataupun manipulasi data tenaga  honorer yang disampaikan oleh sejumlah instansi  pemerintah kepada BKN. Oleh sebab itu  Azwar Abubakar menekankan perlunya dilakukan Verval ulang terhadap tenaga honorer di seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah provinsi serta kabupaten/kota yang jumlah tenaga honorernya lebih dari 200 orang secara tepat dan akurat. “Hal serupa juga akan dilakukan terhadap instansi pemerintah yang mendapat laporan pengaduan secara tertulis, baik yang disampaikan kepada Presiden, Wakil  Presiden, Menteri PAN dan RB, serta Kepala BKN,” ungkap Azwar Abubakar. Lebih lanjut Azwar Abubakar menegaskan bahwa RPP tentang  tenaga honorer telah disampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara untuk diproses lebih lanjut menjadi Peraturan Pemerintah.

Sementara itu, Eko Sutrisno mengemukakan bahwa dari 152.310 tenaga honorer K1 telah dilakukan Verval dan hingga 31 Desember 2011 sebanyak 72.569 dinyatakan memenuhi kriteria (MK), 77.891 orang tidak memenuhi kriteria (TMK) dan 1.850 sedang dalam proses verval. Sedangkan tenaga honorer kategori II yang telah sampai BKN, menurut Eko Sutrisno berjumlah 644.144 orang. Eko Sutrisno  menambahkan bahwa jumlah tersebut mengalami penambahan dari luncuran K1 yang dibiayai nonAPBN/APBD sebanyak 18.636 orang. Sehingga jumahnya keseluruhan mencapai 662.780 orang.  Mereka terdiri dari tenaga honorer instansi pusat 84.996 orang dan instansi daerah 577.784 orang.
Berdasarkan data Direktorat Perencanaan Kepegawaian dan Formasi BKN, jumlah kekuatan PNS saat ini (bezzeting) per 31 Desember 2011 sebanyak 4.570.818 PNS. Mereka bekerja pada instansi pusat sebanyak 925.848 dan 3.644.490 bekerja pada instansi daerah. Sedangkan PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) pada tahun 2012 diperkirakan mencapai 116.726, yang tersebar di instansi pusat sebanyak 23.152 dan di instansi daerah sebanyak 116.726. Dengan demikian kalau hingga akhir 2012 tidak ada rekrutmen CPNS maka jumlah keseluruhan jumlah PNS menjadi 4.457.092. (bal/kis)

source:bkn.go.id

 

NASIONAL – HUMANIORA

Selasa, 14 Februari 2012 , 01:10:00

Azwar Abubakar. Foto: Mustafa Ramli/Jawa Pos
JAKARTA–Pemerintah dan DPR RI memutuskan akan melakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap instansi pusat maupun daerah yang memiliki lebih dari 200 tenaga honorer tertinggal kategori satu.

Langkah serupa juga dilakukan terhadap instansi pemerintah yang data honorernya mendapat laporan pengaduan secara tertulis, baik yang disampaikan kepada presiden, wakil presiden, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), serta kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Disinyalir terdapat indikasi rekayasa ataupun manipulasi data tenaga honorer yang disampaikan oleh sejumlah instansi  pemerintah kepada BKN,” ujar Menpan-RB Azwar Abubakar dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Senin (13/2).

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR Taufiq Effendi itu, DPR RI juga mendesak pemerintah agar dapat menyelesaikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan honorer menjadi CPNS menjadi PP, paling lambat April 2012 dan selanjutnya dilaporkan kepada Komisi II DPR. U

Untuk itu, Kemenpan-RB bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta BKN diminta segera menyelesaikan dan menuntaskan kegiatan verifikasi dan validasi ulang terhadap tenaga honorer di seluruh instansi pemerintah secara tepat dan akurat.

“Pemerintah harus menyelesaikan RPP Honorer Tertinggal paling lambat April. RPP ini sudah terlalu lama molor,” tegas Taufik.

Terkait dengan RPP honorer, Azwar mengatakan, saat ini pihaknya telah menyampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara untuk diproses lebih lanjut menjadi PP.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala BKN Eko Sutrisno mengemukakan, dari 152.130 tenaga honorer kategori I, hampir semuanya telah divalidasi dan diverifikasi. Hasilnya, hingga 31 Desember 2011 sebanyak 72.569 memenuhi kriteria (MK), dan 77.891 orang tidak memenuhi kriteria (TMK).

Sedangkan tenaga honorer kategori II yang telah sampai BKN per 31 Mei 2011 berjumlah 633.824 orang. Jumlah ini mengalami penambahan data kategori I sebanyak 8.956, sehingga jumahnya menjadi 642.780 orang.  Mereka terdiri dari tenaga honorer di instansi pusat sebanyak 84.996 orang, dan di daerah mencapai 577.784 orang.(esy/jpnn)

Iklan

44 thoughts on “JANJI,APRIL 2012 RPP HONORER RAMPUNG

    abdul kadir said:
    Februari 14, 2012 pukul 9:01 PM

    bagaimana dengn kmi honorer kemenkeu yg sdah mask validasi yg msh bekerja sampai sekarang hanya kerena menunggu kebijakan pemerinth ini sdah yg kesekian klinya kmi mennggu pi ga ada kepastiannya dan klau emang mau di data ulang tolong beri pengertian yg mendlm buat instansi pusat agar bsa ikut untuk mendata mi yg didaerah ingat klian maju bukn karena klian yg dipusat aja tpi yg daera jg berperan aktif untuk memaju kan klian jg y sdah makan banyak hasl uang rakyat yg tertindas jdi ingat jangn mo menang sendr

    abdul kadir said:
    Februari 14, 2012 pukul 9:15 PM

    bukn itu sj cba kau liat yg di daerah banyak jg yg diangkat sdah lewat usianya tpi dengn mudh dia bsa jd seperti itu.bagaimna tdk cba sja klian berda di posisi kmi yg menanti sebuat keajaiban untuk bsa turut mersakannya.besar harapan kmi untk segera mendapatkan berita yg terbaik buat sahabt2 kmi.kmi menunggu kemurahan dan kebaikan klian semoga allah mendengar dan melihat amal2 klian semoga mendapat ijabah yg besar dari allahsubhanahuwataalla amin 3x

    sopian said:
    Februari 14, 2012 pukul 11:31 PM

    hufff…..! aku hnya berharap smoga ni benar …!

    dwik klaten said:
    Februari 15, 2012 pukul 7:48 AM

    MENUNGGU LAGI….MENUNUNGGU LAGI….MENANTI….KU LAMA MENANTI….JANJINYA TIDAK PERNAH PASTI….KAYAK LAGU SAJA PAK MENPAN, TIAP KALI BERGANTI ATURAN DAN KEBIJAKAN…..UKHHHHH……NASSSIIIIIBBBB !!! HARUS SABARR, IKHTIAR DAN TAWAQAL……

    Janji palsu said:
    Februari 15, 2012 pukul 10:37 AM

    janji palsu

    Agus said:
    Februari 15, 2012 pukul 3:56 PM

    SUDAH 15 TAHUN KAMI HONORER KEMENKU (PBB), KAMI TELAH MEMBERIKAN KONTRIBUSI YG SANGAT BESAR KEPADA BANGSA & NEGARA, TAPI APA YANG TELAH DIBERIKAN NEGARA PADA KAMI ? HASILNYA ADALAH ” PEMECATAN ” WAHAI…. PARA PEJABAT NEGARA, TURUNLAH KE DAERAH,, SIAPA SEBENARNYA YG MENGERJAKAN PENDATAAN DI LAPANGAN UTK MENJARING OBYEK PAJAK, YG MENGHADAPI SUBYEK PAJAK LANGSUNG, DARI BERBAGAI MACAM KARAKTER, DAN SIAPA YANG MEREKAM, MENGUPDATE SEMUA DATA, MULAI DATA MENTAH DARI LAPANGAN SAMPE PENGOLAHAN DATA, SEHINGGA TERBIT SPPT, SEMUA ITU SIAPA YG MENGERJAKAN, SEMUA ITU KAMI HONORER YG MENGERJAKAN,… WAHAI PARA PEJABAT NEGARA… JABATAN ADALAH AMANAH, BUKALAH PINTU HATIMU, SEANDAINYA YG MENIMPA “PEMECATAN” ADALAH ANAK CUCU BAPAK BAGAIMANA RASANYA, ” SOPO NANDUR BAKAL NGUNDUH” KARENA DO’A 5000 HONORER + ANAK ISTRINYA YG TERANIAYA SANGATLAH MUSTAJABAH

      djohnsarkembe responded:
      Februari 15, 2012 pukul 8:08 PM

      sabar mas,sabar,……….

      ane juga berharap segera terealisasi perjuangan kita khususnya honorer kemenkeu,umumnya honorer semuanya,……

      semoga saja pejabat teras kemenkeu dibukakan mata hatinya untuk melihat perjuangan kita,….AMIN………..

        dais said:
        Februari 25, 2012 pukul 11:48 AM

        klau udah rezekinya pasti diangkat mas

      joni said:
      April 12, 2012 pukul 9:47 AM

      kayak-kayak rizki dr manusia………………..

    Agussalim Nur said:
    Februari 19, 2012 pukul 11:24 AM

    kasihan mereka honorer yang punya ANAK DAN ISTRI Mereka pasti kecewa `dan itu pasti adanya`

      Adinda@yahoo.com said:
      Maret 10, 2012 pukul 7:13 PM

      pemreintah jancuk kabeh…….Nyogok Yo Katut …Duit Ake yooo katut……Empik MUlus Yo Katot jan kontol kabeh……..asuuuu

    Agussalim Nur said:
    Februari 19, 2012 pukul 11:26 AM

    mudah mudahan tuhan mendengar janji janji pejabat kita yang sekarang ini……Amien!

    boysuhari LSM SDM said:
    Februari 19, 2012 pukul 5:28 PM

    Mudah mudahan Pemerintah Pejabat negara terutama Petinggi Kemenkeu, bisa memberikan pencerahan positif kepada HONORER KEMENKEU yag kehilangan HAK sejak 2005.Dengan harapan Pemerintah bisa memberikan REGULASI/PP khusus kepada HONORER KEMENKEU agar bisa menikmati haknya menjadi PNS mulai 2012 yang sudah 7 tahun terkubur. Terimakasih kepada Bapak Menpan yg baru dan Waka Menpan dan BKN,serta Bapak Kemenkeu. Semoga Negara maju dan Adil sejahtera bersama Rakyat terkecil.

    KANG MO said:
    Februari 20, 2012 pukul 11:29 PM

    RPP tentang pengangkatan tenaga honorer mohon segera ditandatangani Presiden dan disahkan menjadi PP. Mereka sudah diferifikasi dan validasi serta selama ini sudah benar-benar mengabdi dalam membantu penyelenggara negara, jadi benar benar sudah tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda pengangkatanya sebagai cpns tahun 2012 ini. Proses penyelesaian akan nasib mereka yang terus berlarut-larut selama ini oleh pemerintah/negara adalah bentuk pendholiman, penyiksaan yang sangat berlawanan dengan Jiwa dan mak’na Undang-Undang Dasar 1945.

    sakti said:
    Februari 22, 2012 pukul 3:06 PM

    mooloorrr terus kapan merdekane urip ….

    Putra said:
    Februari 22, 2012 pukul 9:01 PM

    Pejabat aja belum punya harta g mana mau ngangkat honorer,..

      Adinda@yahoo.com said:
      Maret 10, 2012 pukul 7:13 PM

      jancuk kabeh

        joni said:
        April 12, 2012 pukul 9:53 AM

        sabar……..sabar………..iling……nyebut….mas…..!!!!!!!!
        kl udah ikhtiar…………yo wis kmbalikan yg diatas, takdir wis onok sing ngatur……..
        goblooooooooook……..

    yanyan said:
    Februari 23, 2012 pukul 11:27 PM

    Janganlah kau sia-siakan umurmu hanya untuk menunggu di angkat, ukirlah prestasimu dengan kemampuan diri, honorer depkeu tidak akan di angkat,…saya muak dengan pemerintahan yang edan ini, tanpa depkeu kita bisa hidup lebih layak daripada karyawan depkeu,..ingat itu

      joni said:
      April 12, 2012 pukul 9:55 AM

      setuju bgt,

    Arif said:
    Februari 27, 2012 pukul 10:23 AM

    Jika pengangkatannya melalui percaloan dan ada yang memakai uang, semua ini akan dibuktikan setelah semuanya selesi. Maka Perpolitikan ditanah air/Parpol hanya berfungsi sebagai mesin pemburu harta kekayaan semata. Kedepan pesta demokrasi : Pilpres, Pemilu, dan Pilkada menjadi tdk penting. Dan kami rakyat kecil tdk akan mengikuti pesta demokrasi yang bernuansa kejahatan politik.

    Yanianto SMP Negeri 1 TRUCUK kLATEN said:
    Februari 28, 2012 pukul 8:58 AM

    kami honorer K2 di SMP Negeri 1 Trucuk Kab. Klaten dan sejak Th. 1996 sampai sekarang masih aktif sebagai Tenaga Administrasi, kami berharap pengangkatan PNS nantinya diurutkan sesuai umur dan masa kerja, jadi bisa adil dan berharap pemerintah tidak mengulur2 waktu lagi tentang pengesahan PP nya. sebab akan menjadi BOM waktu bagi pemerintah sendiri nantinya. Tolong keberadaan kami sebagai Tenaga Aministrasi diperhatikan sebab di Kab. Klaten sebagian besar sekolah2 tidak mempunyai Tenaga Administrasi PNS. Bagi Rekan2 Tenaga Aministrasi mari berdoa dan berjuang demi nasib kita……………Amin

      joni said:
      April 12, 2012 pukul 9:56 AM

      amin ya mujibassairin………………..

        gatix said:
        Juni 6, 2012 pukul 6:13 PM

        dah terbit kok pak yanianto…..tinggal nunggu tes dan NIP nya saja

    Rinto LSM SDM said:
    Februari 29, 2012 pukul 1:03 PM

    NKRI akan hancur jika ada pengingkaran pelaksanaan Undang Undang/ peraturan yang dibuat pemerintah,semoga langit biru tetap cerah dibawah sinar Matahari

      maghfirotulfaize said:
      Mei 25, 2012 pukul 9:09 AM

      Tetap semangat! dan biarkan pelangi datang menghiasi langit biru

    dini said:
    Maret 1, 2012 pukul 2:07 PM

    tenaga honorer, tenaga kontrak atau apapun namanya…jgn sampe menjadi sapi perah…mereka berjuang, bekerja, mengabdi dan terus mengabdi tanpa ada kepastian…jangankan kenaikan gaji, jaminan kesehatanpun mereka tidak punya…pernahkah bapak2 yang terhormat berpikir tentang keadaan mereka??tidak…yang bapak2 pikirkan hanyalah keluarga dan diri bapak sendiri…mereka juga punya keluarga pak…mereka tidak menuntut untuk bisa menjadi pejabat seperti bapak…mereka hanya meminta belas kasihan bapak…jikalau memang tidak ada harapan maupun kesempatan menjadi PNS, stidaknya berikanlah kesejahteraan terhadap mereka-mereka….

      joni said:
      April 12, 2012 pukul 9:59 AM

      sapa suruh jadi honorer………………………, namanya juga sukwan (sukarelawan)…….

    Tips bisnis internet said:
    Maret 7, 2012 pukul 11:07 AM

    pak pejabat yg terhormat, janganlah menunda-nunda lagi pengesahan RPPnya, sudah cukup lama kami mengabdi di bidang pendidikan. Kita juga pengen kehidupan yang lebih layak

    honorer terzolimi said:
    Maret 8, 2012 pukul 2:48 PM

    pada pemerintahan ini masih saja berlaku hukum rimba, siapa kuat dia yg menang. mohon kepada yg berwewenang menangani masalah honorer ini untuk benar-benar tegas. karena kasihan kami yg sudah mengabdi bertahun-tahun harus tertindas oleh oknum-oknum yg egois, kami merasa terzolimi oleh oknum-oknum tersebut, karena DIA ANAK KU, DIA SAUDARA KU, DIA YANG BAIK DENGAN KU harus menganiaya kami yg betul-betul bekerja dan sabar menunggu untuk mendapat hasil dari perjuangan ini….

    mohon disadari pemerintahan ini bukan milik nenek moyang orang-orang tersebut, kami juga berhak untuk mendapatkan perhatian itu.

      maghfirotulfaize said:
      Mei 25, 2012 pukul 9:12 AM

      setuju bangeeettt!

    m.isa eka putra said:
    Maret 22, 2012 pukul 10:34 PM

    bapak menpan rb yth, bagaimana dengan nasib kami yang sk bupati tgl 1 nopember 2005 dgn penggajian apbd?????????????????????????????????????????????????????????????

      joni hecker said:
      April 12, 2012 pukul 10:02 AM

      buang aja kelaut sana…………………………hahaha. gak baca se menpan no 48/2005 yang kerja per-1 jan 2005….????? kok masih tanya ….tu namanya LOLA ……….louding lambat………..

      maghfirotulfaize said:
      Mei 25, 2012 pukul 9:14 AM

      sabar y……! nunggu giliran dulu…, masih banyak diluar sana yang masih sama-sama menunggu. mudah-mudahan tidak terus-terusan menunggu.

    m.isa eka putra said:
    Maret 22, 2012 pukul 10:36 PM

    tolong jgn marginalkan kami dengan keluarnya surat edaran menpan no. 03 thn 2012 dapat menenggelamkan kami yang sk bupati tgl 1 nop. 2005 dgn di gaji apbd……………………………..

    m.isa eka putra said:
    Maret 22, 2012 pukul 10:40 PM

    kami honor daerah di SMA Negeri 1 air joman Kab. asahan dan sejak tgl 1 nop 2005 sampai sekarang masih aktif sebagai Tenaga guru, kami berharap utk diperhatikan……………………………………………….dan diangkat jadi pns

      nc_iskandar@yahoo.com said:
      April 24, 2012 pukul 8:56 AM

      ya sya pun honorer pusat yg d sumut,,,sesungguhnya karma dan azab cepat datangnya,,,,hati-hati jika mnzolimi honorer yg sudah banyak berbuat pd bangsa ini…

    ILHAM said:
    April 5, 2012 pukul 9:04 AM

    KALAU TENAGA HONORER K2 TIDAK JADI DI ANGKAT, SEBELUM PEMILU, AYO RAME RAME TIDAK USAH PILIH DEMOKRAT, PILIH PARTAI LAIN, JUMLAH KITA BANYAK, ITU BELUM DI TAMBAH ISTRI DAN MERTUA, BERAPA JUMLAH KITA,

      joni heacker said:
      April 12, 2012 pukul 10:36 AM

      wah pemikiran katrok………………g berpendidikan………………..kalau semua dianggakt K! & K2 tahun ini trus uangnya dr mana??????????? logikanya bertahap donk & tunda rekrutmen CPNS jlur umum, so pemerintah moratorium lagi CPNS jalur umum shingga
      honorer K2 bisa habis. tapi pemerintah punya kelemahan jika rekrutmen jalur honorer tanpa ada seleksi dapat dipastikan tidak ada reformasi birokrasi sb SDM sebagian ada yg sama sekali tidak berkualitas. mk saya berharap analis kepegawaian selektif betul k
      inerja honorer disisi lain sangat merugikan honorer yang benar2 baik

    edy said:
    April 12, 2012 pukul 7:38 PM

    Bp. Menpan tlg perhatikan nasib kami honerer pajak pelayanan dan PBB atau sekrng dikenal dgn pajak pratama yng sdh msk data base 2005 dan sampai skrg mengabdi dan sangt perperan dalam proses pencapaian penerimaan negara dr pajak …. utk membiayai semua kebutuhan negara tercinta ini terrmasuk belanja pegawai, ko malah nasib kami smkin tdk jelas,syngnya lg tenaga honor daerah atau pemda yg kerjax cuma sapu dan cabut rumput tiap hari malahan sdh diangkat….gaji mereka juga uangx dr pajak yg mana setiap thn bagi hasil 80% lllooo Bp pahal yg cape org pajak mala dapatxx cuma 20% sakit ht dong pa klu sampai nasi kami honorer pajak tidak di angkat………

      nc_iskandar@yahoo.com said:
      April 24, 2012 pukul 8:57 AM

      betul tuh

    Hamba Allah said:
    April 18, 2012 pukul 5:53 AM

    salam solidaritas, buat kawan2 honorer yang sabar dan mari kita kawal terus proses birokrasi ini, dan barang siapa yang tidak berpihak pd honorer gantung saja, dari pada jadi pelabat tapi gak manfaat, jika negara tidak bijaksana saya hukum rakyat akan bertindak

    hans said:
    April 18, 2012 pukul 9:27 AM

    sudah lelah berharap ……….
    kuserahkan nasibku pada Allah

      maghfirotulfaize said:
      Mei 25, 2012 pukul 9:17 AM

      pasrah ya mas? atau sudah putus asa ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s