MORATORIUM PNS MENURUT PANDANGAN HONORER KEMENKEU

“Moratorium PNS, dinilai terlambat, seharusnya kebijakan ini dikeluarkan pada tahun 2006, agar pemerintah tidak asal angkat tenaga honorer, disinyalir sekitar 60 % tenaga honorer yang telah diangkat berdasarkan PP 48 tahun 2005, tidak memenuhi kriteria pegawai yang dibutuhkan oleh Pemerintah, misalnya tenaga honorer yang basic pegawainya dari petugas kebersihan, satpam/petugas keamanan, supir, petugas parkir, pemungut karcis TPR, dll “

Perlu diketahui borosnya anggaran Pemerintah saat ini salah satunya penyebabnya bukan saja dikarenakan dengan adanya pengangkatan tenaga honorer diangkat menjadi CPNS secara massal, tapi dikarenakan juga adanya remunerasi pegawai di beberapa Departemen / Lembaga Negara yang menaikan gaji tunjangan pegawainya yang berlipat. Padahal itu bukan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintah, tetap saja masih ada oknum pegawai yang korupsi uang dan korupsi waktu masih banyak bergentayangan. Seharusnya Pemerintah itu mendidik moral aparatur negara agar menjadi aparat yang berakhlak baik, dan meningkatkan disiplin pegawainya, dikarenakan pegawai yang amanah, akan melaksanakan kewajibannya berbakti kepada bangsa dan negara, meskipun mendapatkan gaji yang diterimanya tidak dalam jumlah yang besar, namun taat patuh kepada aturan yang berlaku.

Menurut pandangan kami (tenaga honorer kemenkeu-pen), moratorium ini juga dapat menyebabkan banyaknya pengangguran baru dan dinilai hanya sebagai alat politik untuk menjegal tenaga honorer kemenkeu diangkat menjadi PNS, padahal sebelumnya baik dari Panja Honorer DPR-RI, Komnas HAM, dan Komisi Ombudsman Nasional telah merekomendasikan dan mendesak Pemerintah agar honorer kemenkeu yang telah terdaftar di database 2005 dan dibiayai oleh APBN untuk diangkat dan dilimpahkan menjadi CPNS di departemen dalam negeri, dikarenakan pajak bidang PBB dan BPHTB dilimpahkan ke Pemda masing-masing.

Bagi kami tenaga honorer kemenkeu sebenarnya tidak menuntut “wajib” diangkat menjadi CPNS, dikarenakan kami masih mempunyai rasa malu, dan tidak bisa memberikan yang lebih kepada bangsa ini seperti para pejuang/pahlawan kemerdekaan seperti zaman dulu. Jika menurut pemerintah dengan hanya tidak mengangkat tenaga honorer kemenkeu menjadi PNS itu akan menjadikan negara ini lebih baik lagi, kami sebagai rakyat sangat mendukungnya. Namun kami sebagai warga negara yang berazaskan Pancasila dan menganut sistem demokrasi yang mempunyai hak dan kedudukan yang sama di mata hukum, kami akan menuntut keadilan kepada Pemerintah, agar bisa lebih adil, sehingga tidak menimbulkan dikotomi.

Permohonan kami antara lain yaitu :

1. Memberhentikan PNS di seluruh instansi pemerintah yang telah diangkat berdasarkan PP 48 tahun 2005, yang basic pekerjaannya berasal dari tenaga honorer administrasi, petugas, keamanan, petugas kebersihan, supir, dan sebagainya, yang tenaganya tidak memenuhi kriteria sesuai moratorium PNS.

2. Memberhentikan PNS di lingkungan Departemen Keuangan yang diangkat PNS nya pada tahun 2006, yang berasal dari tenaga honorer daerah-daerah konflik.

source : www.tempointeraktif.com

6 pemikiran pada “MORATORIUM PNS MENURUT PANDANGAN HONORER KEMENKEU

  1. Dasar ngawur…
    Sudah anda liat/perkirakan belum akibatnya setelah itu? Seperti halnya muncul demo di seluruh wilayah indonesia, tentuanya mreka yg merasa terdholimi oleh anda hai orang pinter gelar S.H.
    Tentunya akan mengguncang stabilitas nasional ini.
    Mreka yg diangkat dr daerah rata2 sudah hampir pensiun.krn saat pengangkatannya ada ketentuan sudah kerja lebih dr 10th. Saya hanya mrasa iba saja.
    Jadi, apa benar soludi anda itu?
    Pernyataan itu seperti bukan empaty utuk bangsa ini, tp perasaan iri dan ada yg menyuruh anda, utuk bikin percikan kecil negara ini.

    1. @gogonbolong. Yang ngawur itu siapa ???
      Saya saja bekerja sebagai honorer selama 18 tahun, dana APBN, terdaftar di database BKN tidak diangkat menjadi CPNS, malah di PHK sepihak, bukan saya saja, tapi ada 2.300 honorer yang di PHK, padahal mereka menurut BKN layak diangkat CPNS

      APAKAH ITU ADIL ????

      1. betul mas ak rudi 8 tahun jadi honorer kpp samarinda di phk secara sepihak bln mei 2008 padahal bulan maret 2008 itu depkeu melaksanakan lowongan cpns kenapa nda kita aja yang di angkat menjadi cpns malah membuka lowongan cpns padahal kita udah berpengalaman dari pada orang” itu….

        mas mau lihat database bkn dimana ya?? dulu ada kita disuruh ngisi pendaftaran pegawai honorer dan itu terjadi 2X…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s