HONORER YANG TAK DIBUTUHKAN AKAN DIBERHENTIKAN

Honorer yang Tak Dibutuhkan akan Diberhentikan

Pemerintah berencana akan memberhentikan honorer yang tenaganya tidak dibutuhkan oleh instansi pemerintah. Meski begitu, karena pemerintah akan tetap memberikan kompensasi sesuai dengan kemampuan keuangan negara atau daerah yang melakukan pengangkatan sebelumnya.

Menurut Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan, pemerintah sudah memberikan solusi bagi tenaga honorer lama (bukan tenaga honorer baru, red) yang diangkat oleh pejabat pemerintah dan dibiayai bukan oleh APBN/APBD tapi bekerja di instansi pemerintah. Yaitu memberikan kesempatan mengikuti ujian tertulis. Bagi yang lulus ujian tes, akan diajukan pemberkasan ke BKN untuk ditetapkan NIP sebagai CPNS. Sedangkan bagi tenaga honorer yang tidak lolos dari seleksi administrasi dan ujian tertulis diberikan dua solusi.

“Pertama, apabila tenaganya masih dibutuhkan instansi pemerintah, diproses statusnya menjadi PTT (Pegawai Tidak Tetap). Kedua, bila tenaganya tidak dibutuhkan oleh instansi pemerintah, maka yang bersangkutan akan diberhentikan dan diberikan kompensasi sesuai kemampuan anggaran,” kata Mangindaan.

Ditambahkan, langkah ini dilakukan untuk mengatasi masalah honorer yang jumlahnya sangat banyak. Di samping untuk meningkatkan kualitas aparatur negara agar lebih profesional. “Pemerintah membutuhkan tenaga-tenaga muda yang siap bekerja dan cekatan. Kalau honorernya tidak bisa menunjukkan kualitasnya, untuk apa dipertahankan karena ini akan menambah beban pemerintah sendiri,” ujarnya.

Dalam tes tertulis, tiap honorer hanya dilakukan satu kali dan diikuti sesama tenaga honorer yang bersangkutan, untuk mengisi lowongan formasi. Itupun syarat usia honorernya sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. “Sebelum mengikuti seleksi tertulis, honorernya harus melalui tahapan seleksi administrasi dulu. Yang lulus seleksi administrasi, bisa mengikuti tes tertulis,” ucapnya.

NASIONAL – HUMANIORA

Senin, 10 Januari 2011 , 15:11:00

FEBRUARI,HONORER TERTINGGAL DIANGKAT CPNS

JAKARTA – Honorer tertinggal yang sudah diverifikasi dan divalidasi, akan diangkat menjadi CPNS pada Februari mendatang. Rencana ini agak molor, karena jadwal verifikasi dan validasi tahap tiga mundur dari tanggal yang sudah ditetapkan sebelumnya, yaitu 3 Desember 2010.

“Proses pemberkasan honorer tertinggal yang lolos verifikasi dan validasi kita targetkan mulai Februari. Sebenarnya sih Januari, tapi karena ada masalah teknis jadi tertunda,” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Tumpak Hutabarat, yang dihubungi JPNN, Senin (10/1).Dengan mendapatkan NIP, lanjut Tumpak, mereka berhak menerima NIP dan bisa menerima gajinya. Sementara, berbeda dengan honorer tertinggal, proses pemberkasan pelamar umum telah dimulai Januari. Meski demikian, belum semua daerah yang telah melakukan proses pemberkasan di BKN.”Tidak masalah. Yang penting BKN sudah menetapkan pemberkasan (proses pengangkatan CPNS) mulai Januari. Kalau ada daerah yang nanti Februari, sah-sah saja,” ujarnya.Hanya saja konsekuensinya, menurut Tumpak pula, perhitungan gaji dihitung saat pemberkasan dimulai. Misalnya, Provinsi Gorontalo telah mengajukan pemberkasan Januari, otomatis gaji CPNS-nya dihitung per 1 Januari. Sebaliknya bila diajukan Februari, maka penggajiannya mulai per 1 Februari.

Untuk diketahui, honorer tertinggal yang diverifikasi dan validasi ada 152.310 orang. Kesemuanya tersebar di seluruh kabupaten/kota dan provinsi. Hanya saja, dari hasil verifikasi serta validasi, lebih dari 50 persen data honorernya tidak sesuai kriteria PP 43 Tahun 2005 jo PP 48 Tahun 2007 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer. (esy/jpnn)

Satu pemikiran pada “HONORER YANG TAK DIBUTUHKAN AKAN DIBERHENTIKAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s