DEMO HONORER DEPKEU JANUARI 2011

Selasa, 11/01/2011 05:24 WIB
Demo Pengangkatan, Pegawai Honorer Kemenkeu Nginap di LBH Jakarta
Hery Winarno – detikNews

Jakarta – Seratusan pegawai honorer Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan berunjuk rasa untuk menuntut pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Para pekerja ini pun terpaksa tidur di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

“Seratusan pegawai menginap di kantor LBH. Rencananya mereka akan melakukan aksi supaya bisa bertemu dengan Menteri Keuangan,” ujar Pengacara Publik LBH Jakarta Muhammad Isnur, saat dihubungi detikcom, Selasa (11/1/2011).

Menurut Isnur kebijakan pemerintah dalam merekrut tenaga honorer memang cukup bermasalah. Banyak tenaga honorer dengan masa kerja mencapai puluhan tahun tetapi tidak mendapat kepastian status dan standar gajinya masih jauh dibawah PNS.

“Diskriminasi juga terjadi karena banyak tenaga honerer kementerian lain diangkat menjadi PNS, tapi mereka diabaikan dan dikeluarkan begitu saja,” terangnya.

Rencananya seratusan pegawai honere dari berbagai wilayah di Indonesia tersebut akan menyambangi Kantor Kementerian Keuangan. Para pegawai honorer tersebut akan menuntut pengangkatan menjadi PNS.

“Rencananya akan melakukan aksi, mereka minta bertemu dengan Menteri supaya mereka mendapatkan kejelasan nasib mereka,” imbuh Isnur yang akan mendampingi para pegawai tersebut.

(her/mei)

Audensi Komisi II DPR RI dengan Tenaga Honorer Kemenkeu

Ahok.Org (12/01) – Komisi II DPR RI melakukan Audensi dengan perwakilan tenaga honorer Kementerian Keuangan di Ruang Rapat Komisi II DPR RI hari Rabu, 12 Januari 2010. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI  Drs. H. Taufiq Effendi.

Sampai saat ini jumlah total tenaga honorer Kemenkeu mencapai 5.000 orang. Perwakilan tenaga honorer tersebut menjelaskan bahwa data mereka sudah lengkap sesuai persyaratan dalam PP 48 Tahun 2005 jo. PP 43 Tahun 2007 dan sudah  ada  datanya dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun sampai saat ini belum diproses untuk menjadi PNS. Menurut mereka, Kemenkeu tidak mau mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka. Bahkan sejak tahun 2008 mereka di PHK karena sejak tahun 2008 Kemenkeu tidak lagi mempekerjakan tenaga honorer. Namun tidak ada surat resmi PHK dari Kemenkeu. Hal ini bagi para tenaga honorer dirasakan tidak adil karena bukannya diangkat jadi PNS, malah di PHK. Salah satu wakil tenaga honorer bahkan sampai menagis di hadapan pimpinan dan anggota Komisi II DPR RI saat menyampaikan pengaduannya. Taufiq Effendi yang juga mantan Menneg PAN merasa prihatin dengan keadaan yang dialami  para tenaga honorer tersebut. Taufiq Effendi berjanji bahwa Komisi II DPR RI akan berkoordinasi dengan Komisi XI untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Para tenaga honorer juga mengeluhkan pernyataan dari salah satu pejabat Eselon I Kemenkeu bahwa tenaga honorer tersebut hanya sebagai ”kurir atau hanya sebagai pembuat teh saja”. Jadi tidak ada gunanya. Sehingga mereka kemudian di PHK. Pada kesempatan itu perwakilan tenaga honorer juga menyerahkan daftar tenaga honorer sesuai dengan yang ada dalam database BKN.

Kita harapkan pemerintah lebih bersikap adil dan bijaksana dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Semoga! (Kamillus Elu, SH)

KEPEGAWAIAN
Pemerintah Angkat Kembali Tenaga Honorer

Senin, 17 Januari 2011

JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah akan mengangkat tenaga honorer tertinggal yang telah lolos verifikasi dan validasi menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada Februari mendatang. Terkait hal itu, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan meminta, DPR tidak mendesak pemerintah untuk melakukan pengangkatan kembali tenaga honorer di luar hasil verifikasi dan validasi tersebut. “Butuh biaya besar jika DPR tetap meminta pemerintah untuk mengangkat tenaga honorer lagi. Saya khawatir jika pengangkatan tersebut tidak dihentikan akan memunculkan keinginan pengangkatan tenaga honorer lainnya,” kata Mangindaan di Jakarta, Jumat (14/1). Dia menjelaskan, pemerintah sejak 2005-2009 telah melakukan proses validasi dan verifikasi terhadap tenaga honorer yang dilanjutkan pada tahun 2010 untuk tenaga honorer tertinggal. Sesuai Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2010 menyebutkan, pengangkatan honorer yang menjadi prioritas untuk 2010/2011 adalah honorer tertinggal dengan dua kategori. Yaitu honorer yang dibiayai APBN/APBD, serta yang tidak dibiayai APBN/APBD tapi bekerja di instansi pemerintah. Mangindaan berharap, dengan diangkatnya tenaga honorer yang tertinggal pada kategori satu menjadi CPNS dapat diterima semua pihak, termasuk DPR. Dia menambahkan, pengangkatan tenaga honorer tertinggal diharapkan berakhir pada tahun ini. Terlebih lagi, sebelumnya pemerintah juga telah memberikan waktu bagi pemerintah daerah untuk mengajukan data tenaga honorer yang dimiliki. “Ternyata yang masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencapai 152.310 honorer. Tapi, setelah dilakukan verifikasi hanya lolos sekitar 40 hingga 50 persen dari jumlah tersebut,” katanya.Hasil Seleksi
Sebelumnya Sekretaris Menneg PAN dan Reformasi Birokrasi Tasdik Kinanto mengatakan, pemerintah telah melakukan penyeleksian sekitar 890 ribu lebih tenaga honorer yang diusulkan dari seluruh provinsi untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Dia menjelaskan, setelah pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 tentang Tenaga Honorer, pihaknya mendapatkan usulan pengangkatan sebanyak 920.702 honorer. Dari proses yang telah dilakukan, pemerintah telah meneliti kebenaran berkas terhadap sekitar 890 ribu tenaga honorer yang diusulkan. Salah satu syaratnya adalah sesuai dengan ketentuan PP 48/2005, yakni berusia tidak lebih dari 46 tahun pada 1 Januari 2006. (Tri Handayani)SUMBER : ahok.org, suarakarya-online , detiknews
About these ads

9 comments on “DEMO HONORER DEPKEU JANUARI 2011

  1. Pak Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan …..tolong kami HONORER DEPKEU minta diangkat menjadi CPNS sebagaimana telah banyak pengangkatannya di departemen lain, jangan sampai menjadi kecemburuan bagi kami (honorer Depkeu).
    Dan jangan menjadi penyakit birokrasi di pemerintahan RI.

  2. Pusat Tunggu Data Honorer II Dari BKD – Dibahas Akhir Januari PDF Cetak E-mail
    Selasa, 25 Januari 2011
    JAKARTA–Formasi tenaga honorer kategori II akan dibahas pemerintah bersama DPR RI pada 31 Januari mendatang. Kategori II ini dalam SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan-RB) Nomor 5 Tahun 2010 adalah honorer yang bekerja di bawah tahun 2005, tidak dibiayai APBN/APBD tapi bekerja di instansi pemerintah.

    Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo mengatakan, pembahasan penetapan formasi honorer kategori dua lebih dititikberatkan pada jumlah, siapa yang diangkat, ditempatkan di mana, bagaimana cara seleksinya, seperti apakah dites sesama honorer atau dengan mekanisme lain.

    “Kita belum bisa menetapkan formasi kalau datanya belum ada. Dari data itu akan dilihat, honorer paling banyak di instansi mana. Kalau guru berarti formasinya paling banyak untuk guru,” ungkap Ganjar usai rapat panja tertutup membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer antara pemerintah dengan Komisi II DPR RI, di Senayan, Senin (24/1). Dia berharap, dalam pembahasan akhir Januari mendatang, pemerintah sudah bisa menyodorkan data honorer kategori kedua.

    Sementara itu Deputi SDM bidang Aparatur Kemepan-RB Ramli Naibaho mengatakan, pemerintah sudah meminta agar seluruh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memasukkan data honorer kategori kedua ke BKN (Badan Kepegawaian Negara). Namun hingga saat ini masih banyak yang belum memasukkan, padahal deadlinenya per 31 Desember lalu.

    “Mudah-mudahan datanya sudah bisa kumpul sebelum pembahasan nanti. Bagi BKD yang belum memasukkan kami minta secepatnya dimasukkan karena kalau tidak dianggap tidak mengusulkan,” tegasnya.

    Mengenai pengangkatan honorer kategori I (yang dibiayai APBN/APBD), menurut Ramli tinggal menunggu pengesahan PP tentang Pengangkatan Honorer. Kalau PP-nya terbit, seluruh honorer tertinggal langsung diangkat. “Sudah di Setneg RPPnya, tinggal tunggu diteken presiden. Kita berharap dalam waktu dekat sudah ada,” pungkasnya. (esy/jpnn).

    Sumber:

  3. Pak Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan …. tahu atau pura-pura gak tau sih tentang honorer Kementerian Keuangan. Kasian mereka mengabdi…. gaji dibawah UMR dan yang mereka tunggu2 untuk diangkat jadi PNS seperti honorer di Instansi lain. Data base dan berkas sudah di BKN….kerjakan, jangan cuma terima gaji dan minta kenaikan gaji saja.

  4. yang terhormat bapak menpan mudah2an kami diangkat sebagai pegawai negri sipil karena kami telah mengabdi lebih dari 5th………

  5. Dengan Hormat,Tolong Amanahnya di jalankan sepenuh hati mohon menteri keuangan dan dirjen bea cukai kalau tidak mampu jadi pemimpin dan tidak bisa perjuangkan tenaga honorer mendingan berhenti saja saya tidak butuh anda punya wibawa ,pangkat dan ilmu tinggi seperti bukit tinggi.masih banyak manusia yg jujur yg bersih dan tidak swenang wenang apalagi pilih kasih bapak manusia saya manusia sy mahluk tuhan yg punya hati nurani hati hati sy tuntut di akhirat tanggung jawab semuanya.tunggu biar alam yg selesaikan dan pasti akan membalas sakit hati kami di antaranya air,angin,api,dan tanah.ingat kami sdh cukup menderita makan itu uang negara sepuasnya makan itu wibawamu.durhaka kalian semua rakyat masih kelaparan masih susah dan masih susah segala galanya.sumpahmu sumpah palsu dan ingkar terhadap pancasila yg intinya bhineka tunggal ika.takutlah kepada tuhan dan malu kepada tuhan jangan pilih pilih suku.sy akan menentang pemimpin yang angkuh dan tidak menghormati ciptaan tuhan apa lagi leluhur yg telah mandahului kita semua.ingat hati kami sangat sakit kementerian keuangan hanya topeng.permainan dan sandiwara saja.tetapi miskin tolong persiden masih banyak tenaga honorer depkeu belum belum terangkat hak asasi kami harus di penuhi jadi pns depkeu gagal pemda berhasil.latihanya hebat fisik dan intelijen mantap tapi semut diseberang gunung dapat terlihat gajah depan mata tak terlihat,malu pimpinan seperti ini susah rakyat.susah…..terlalu lambat mengambil keputusan harus tegas jujur adil dan merata.terima kasih

  6. saya sudah bekerja di bkkbn dari tahun 1993, sampai sekarang belum diangkat jadi pns padahal banyak orang titipan yang jadi pns. semoga tahun ini ada titik terang dan tidak ada manipulasi data

  7. @ : Beni …wew…kabar anda mengagetkan….titipan ..yah slalu masih ada titipan…kenapa slalu ada yg begitu, malah yg benar2 mengabdi tdk dianggap…apa mesti smua nya harus dengan uang dan kekuasan baru bisa….

    Kita skarang harus smakin mendekatkan diri ke Tuhan YME…slain itu trus bejuang untuk mendapatkan hak yg sama sperti honorer lainnya…

    kita lihat…di pemda/pemko bisa mengankat honorernya menjadi PNS bahkan Pamong Praja..masa skarang PNS…lah kok dilembaga keuangan tidak bisa mengangkat honorer nya PNS…

    kalo bisa dbandingkan…brapa banyak seh…kok malah tidak diangkat…dan akhirnya bahkan diberhentikan…bukannya smua orang berhak mendapatkan pekerjaan…???

    “Para PNS keuangan menganggap honorer keuangan sperti babu mereka…apakah benar? sehingga meraka tidak pernah mempedulikan masa depan honorernya….
    smoga saja tidak…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s